Minggu, 20 November 2011

Tugas Sosial Dasar

MERAH  PUTIH
Film ini menceritakan tentang perjuangan bangsa Indonesia setelah merdeka. Tepatnya 2 hari setelah jepang menyerah. Republik Indonesia Mendeklarasikan Kemerdekaannya. Belanda yang baru terbebas dari penjajahan nazi, Menjajah republik yang baru merdeka ini untuk menegakkan kembali 300tahun pemerintahan kolonialnya. Tahun 1987 lebih dari 100.000 tentara Belanda menduduki pelabuhan, kota, dan pantai Indonesia. Saat itu mereka telah masuk ke pegunungan dan hutan untuk mencari tentara republik.

Cerita ini pun berawal di SULAWESI UTARA, MEI 1947.


Tinggallah sekeluarga di tengah hutan sulawesi, anak laki-lakinya yang bernama Thomas sedang berburu di hutan dan anak perempuannya sedang mengambil air di sungai. Ayahnya sedang membenahi kayu bakar ke atas gerobak. Ada sekelompok tentara belanda menelusuri sungai di sulawesi, dan bertemu anak perempuan tersebut. Anak itu pun berlari karena takut melihat tentara belanda itu. Tentara belanda pun berteriak dan mengejar anak perempuan itu. Anak itu berlari kedalam hutan dan berteriak kepada ayahnya. Ayahnyapun bertanya”iia kanapa, dian.?”. Ayahnyapun segera menyuruh anak-anaknya yg lain dan istrinya masuk rumah. Dia tau bahwa pasti tentara belanda datang, dri kejauhan terihat tentara belanda datang dengan mobil. Dari tempat berbeda, anak laki-lakinya yang sedang berburu itu mulai pulang dan berlari menuju rumah. Dan tentara belandapun sampai ke rumah itu, mereka mengacak-acak dan membakar rumahnya setelah bertanya” dimana keluargamu yang lainya.?”. ayahnya pun menjawab”Cuma kita, tidak ada lagi menir. Ampunilah kami menir”. Dari kejauhan anak laki-lakinyapun melihat keluarganya di tembak dengan sadis. Anak laki-laki itu berlari dan menangis kesal serta penuh amarah.
Ceritapun dimulai, anak laki-laki itu pergi ke suatu tempat dengan menumpangi mobil bak terbuka. Berjalan menelusuri sawah dan jalan, dan bertanya kepada warga sekitar lokasi menuju SEKOLAH TENTARA RAKYAT. Dia berniat bergabung dengan tentara RI untuk membalaskan dendamnya kepada koloni belanda yg telah menbunuh keluarganya. Dilain tempat ada sebuah keluarga guru, dimana kepala keluarga (suami) itu bernama AMIR. Dia juga kut mendaftar sebagai tentara RI di SEKOLAH TENTARA RAKYAT. Dilain tempat ada pemuda dari keluarga kaya yang berasal dari jakarta yang bernama SURONO & MARIUS mereka berdua bersahabat. Dan ada pemuda dari bali yang bernama DAYAN.

Singkat cerita, mereka berlima berlatih dalam satu kesatuan. Selama 2 minggu menjalani latihan, selama itu mereka bersaing dan makin lama menjadi sahabat. Setelah selesai menjalani latihan, SURONO & AMIR diangkat menjadi Letnan 1 & 2.
Saat itu, malam perpisahan sekaligus malam dimulainya pertumpahan darah. Dimana semua anggota SEKOLAH TENTARA RAKYAT berkumpul bersama keluarga. Disana AMIR bertemu dengan istrinya yang bernama Melati. SURONO pun bertemu dengan kakaknya yang bernama SENJA. Tiba-tiba, mereka di serang dan dihujani BOM serta rentetan peluru tentara koloni belanda. Tentara dan warga yang ada pada acara itu pun menyelamatkan diri. Dengan sigap tentara RI pun segera membalas dan berperang menghadapi tentara koloni belanda. Pada saat itu di tengah hutan jawa yang gelap mereka saling berbalas tembakan. Tidak disengaja kakak SURONO masuk kedalam area perang. Setelah diberitahu DAYAN bahwa kakanya terjebak di medan perang, SURONO bergegas mencari dan ingin menyelamatkan kakaknya. Tapi, sangat disayangkan ketika sedang mencari SENJA, SURONO bertemu dengan MARIUS dimana saat itu MARIUS sangat takut karena banyak tentara RI yang gugur. Karena merasa sebagai letnan dan sahabat SURONO pun mengajak marius untuk pergi. Mereka saling beradu mulut, sampai akhirnya surono tertembak. Melihat halitu marius bukannya menolong malah pergi dn meninggalkan surono yang sedang sekarat. Tidak lama datanglah thomas menolong surono yang sedang sekarat. Senjapun tiba di sana, dan melihat adik tercintanya sedang sekarat. Sebelum wafat surono berpesan kepada thomas untuk menjaga kakaknya. Setelahitu tentara RI bertahan hingga subuh. Karena kalah jumlah dan persenjataan, tentara RI pun kalah dan mundur. Dalam insiden itu tentara RI banyak yang tewas termaksud Letnan Satu SURONO sedangkan tentara yang lain masih selamat di bawah pimpinan Letnan Dua AMIR, antara lain THOMAS, MARIUS ,DAYAN dan SENJA yang dibawa oleh THOMAS. Mereka berlima dan Sisa-sisa tentara RI pun bertahan dan mundur menuju Camp tentara Jenderal SUDIRMAN. Terntara RI pun makin sedikit jumlah nya, hingga yang tersisa hanyalah 4 orang saja. Mereka menuju desa terdekat untuk memberi peringatan agak warga mengunsi dan pindah dri desa. Tapi mereka semua tidak mau dan akhirnya desa itupun habis dihancurkan oleh tentara koloni belanda. Letnan AMIR sempat memisahkan diri dari rombongan dan menuju rumahnya untuk menjemput istrinya.
Setelah mundur dengan sisa-sisa tentara yang lain. Letnan AMIR menyuruh DAYAN untuk menyuruh yang lain mundur dan mencari tempat perlindungan. THOMAS berinisiatif untuk masuk dan mengambil persediaan senjata di markas koloni belanda. Dengan hati-hati dan menyusup, THOMAS pun berhasil dan mendapatkan beberapa senjata yang dapat membantu mereka bertahan dari serangan koloni belanda. Mereka mencari tempat untuk istirahat karena haru sudah malam. Saat istirahat itu, terjadi konflik dimana AMIR putus asa dengan apa yang menjadi beban buat dirinya untuk menjaga dan menyelamatkan nyawa anak buahnya. Dia beradu pendapat dengan DAYAN, dan akhirnya AMIR berfikir serta memutuskan dan memerintahkan MARIUS & THOMAS untuk berjaga. Pagi harinya AMIR menyuruh istirnya MELATI untuk menbawa SENJA pergi menuju Lamongan, dan tinggal dirumah ibunya untuk menghindar dari kejaran koloni belanda. AMIR mengumpulkan MARIUS , DAYAN , dan THOMAS untuk memberitahu bahwa akan kembali kedesa yang dimana semua warga sudah dihabisi oleh tentara koloni belanda. Saat mereka tia di desa, keadaan desa sangat parah dan mayat-mayat berada dimana-mana. Saat menyusuri desa mereka bertemu dengan seorang petani yang bernama KUNARYO yang sedang meratapi kematian istrinya yang ditembak oleh tentara belanda. Mereka berempat berkumpul untuk menyusun satrategi baru. Mereka berencana untuk menghentikan konvoi tentara belanda yang mengangkut bahan bakar dan persediaan amunisi serta makanan. Mereka memilih suatu tempat yang sangat setrategis untuk menghadang konvoi itu. Tipi sangat disayangkan, mereka hanyalah berempat. AMIR bingung dan bertanya kepada KUNARYO apakah dia bersedia ikut bertempur membela tanah air indonesia. Petani itupun bersedia, dia menyuruh anak laki-lakinya yang lumayan banyak jumlahnya dan sangat membantu. Tentara RI itu pun dengan sisa-sisa kekuatan dan persediaan senjata segera bersiap-siap untuk menghadapi belanda. Anak-anak laki-laki petani itupun diajari menggunakan senjata. Setalah selesai bersiap-siap mereka pun menunggu konvoi tentara belanda.
Saat yang ditungu-tungupun tiba, konvoi tentara tiba. THOMAS yang menyamar menjadi petani berhasil mengelabui tentara belanda dan menaruh BOM di truk pengangkut minyak dan meledak. Sementara itu MARIUS dan AMIR dari atas tebing menembaki konvoi dengan senapan mesin, tentara belandapun kewalahan, mereka menyebar dan membalas tembakan. Anak-anak petani itupun dengan sigap menembaki semua tentara belanda. Sampai akhirnya truk yang membawa bensin itu meledak dan sisa-sisa tentara belanda disandra. AMIR dan yang lainnya Menawan Perwira belanda untuk jadi tameng menuju markas tentara belanda. Untuk sementara Letnan AMIR, MARIUS, Dayan dan THOMAS selamat dan berhasil menghentikan pergerakan tentara belanda. Hal ini membuat rugi besar bagi tentara belanda. Dilain tempat, melati yang disuruh amir untuk pergi bersama senja ternyata tertangkap oleh tentara belanda dan disandra.
BERSAMBUNG...


Jadi, kesimpulan cerita diatas dalam segi sosial:
1.  biar berbeda suku ,daerah, agama dan latar belakang, kaya atau miskin kita harus saling menghormati dan bersatu untuk membela dan menjaga tanah air republik indonesia tercinta ini.
2. jiga kita dihadapkan dalam keadaan sesulit apapun, kita harus mengutamakan kepentingan bersama (orng banyak), kita tidak boleh egois. Lebih-lebih jika kita melihat sahabat kita kesusahan. Pantaskah kita meninggalkannya..?
3. kita memang makhluk sosial dan tidak dapat hidup sendiri, jadi sesuatu apapun kita kerjakan secara bersama, dan direncanakan dengan baik. Insyaallah, pasti hasil yang terbaik yang akan dicapai. Tentusaja dengan perjuangan dan usaha yang gigih serta berdoa kepada Tuhan YME.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar